SONGBIRD (2020) – MENGANGKAT ISU RELEVAN SOAL SURVIVAL DI MASA PANDEMI

Diproduseri oleh Michael Bay dan disutradarai oleh Adam Mason, film Songbird mengambil latar belakang tahun 2024 dengan situasi pandemi dimana seluruh masyarakat di dunia terjangkit oleh virus Covid-23. Setiap hari orang-orang harus melakukan pemeriksaan melalui ponsel mereka, dan jika mereka terinfeksi virus tersebut akan dijemput secara paksa untuk masuk ke zona karantina, yang juga disebut sebagai Zona-Q. Keadaan orang-orang di Zona-Q sendiri sangatlah mengenaskan, karena mereka disana dikumpulkan hanya untuk menunggu mati ataupun berusaha bertahan hidup.

Alkisah Nico yang diperankan oleh KJ Apa merupakan seorang yang immune atau kebal terhadap virus Covid-23, karena keistimewaan tersebut sehari-harinya ia bekerja sebagai kurir dalam pengantaran barang dengan menggunakan sepeda, ia berkeliling didalam kota dan mampir ke rumah atau pun apartemen untuk mengumpulkan uang agar ia bisa pergi dari kota itu, selain itu ia juga berhubungan dengan Sara (Sofia Carson), seorang seniman yang tinggal bersama neneknya bernama Lita dimana pada suatu malam, Lita menunjukkan terjangkit penyakit akibat virus Covid-23. Merasa Sara terancam keselamatannya, Nico pun mencari cara agar mereka tidak sampai dibawa ke zona karantina, ia pun mencoba cara ilegal ataupun melawan hukum dan bersiap mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan Sara. Mampukah Nico membantu Sara melewati situasi kritis ini?

REVIEW

Film bertema distopia ini pada dasarnya memang mengambil inspirasi dari keadaan saat ini di dunia nyata, dimana kita diajak untuk menyaksikan sisi lain manusia di saat dalam keadaan yang tidak menguntungkan mereka atau dalam posisi tersudutkan. Sejatinya film ini bertemakan thriller namun juga ditambahkan oleh kisah romansa yang membutuhkan pengorbanan.

Film Songbird sendiri secara umum dapat dikategorikan sebuah B Movie yang seru dan menegangkan sejak menit awal. Penonton akan diajak untuk menjelajahi sudut-sudut kota di masa pandemi dan kegiatan-kegiatan para manusianya dalam kondisi pandemi. Tidak hanya itu saja, film ini juga berusaha mengeksploitasi sisi buruk manusia di dalam keadaan sulit, bagaimana menghilangkan trauma dan juga cara-cara untuk bertahan hidup, dan juga disisipkan sisi birokrasi maupun permainan politik kotor yang terjadi pada masa tersebut yang mungkin juga sedang berlangsung di dunia nyata.

Naskah yang juga ditulis oleh sang sutradara Adam Mason beserta partnernya Simon Boyes memang tidak memiliki sesuatu yang spesial ataupun twist didalam ceritanya, namun alur cerita dan maupun adegan-adegan yang ditampilkan bisa dibilang cukup rapi dan terjaga pace-nya untuk mendukung tingkat ketegangan yang hendak ditunjukkan oleh sang sutradara kepada penonton. Selain itu, di film ini juga menyertakan side story soal kararter bernama May yang diperankan oleh Alexandra Daddario, seorang penyanyi dunia maya yang juga sedang berusaha bertahan hidup di masa pandemi dengan berbagai cara, yang pada nantinya cerita May pada awalnya seperti tidak ada keterkaitan atau sekedar tempelan untuk menambah durasi film, pada akhirnya akan bersinggungan dengan plot utama film ini.

SUMMARY

Songbird mengangkat isu relevan soal survival di tengah wabah yang menegangkan dari awal film hingga klimaks. Karakter-karakter pendukung didalam filmnya kurang dimanfaatkan secara optimal, namun sutradara mampu melakukan pengarahan yang taktis dan menjaga intensitas yang baik, walaupun pada akhirnya sang sutradara cenderung tidak peka dengan keadaan pandemi di dunia nyata yang sampai dengan saat ini belum berakhir, film Songbird masih bisa menjadi tontonan yang sangat layak untuk disaksikan di layar bioskop.

Film Songbird tayang di bioskop mulai 24 November 2021.

Share