FOLLOW ME (2020) – KETIKA TANTANGAN BERUBAH MENJADI PETAKA

Follow Me merupakan film bergenre petualangan horor misteri yang ditulis dan disutradarai oleh Will Wernick. Film ini mengangkat fenomena orang-orang yang menjadikan semua hal menjadi konten baik untuk mencari perhatian ataupun menjadi ajang pencarian rejeki. Tanpa menghiraukan batasan moril ataupun rasa empati, sehingga saat ini menjadi ajang perlombaan ataupun kompetisi di jagad raya.

SINOPSIS

Awal perjalanan Cole ke Moskow karena ajakan temannya, Dash (George Janko), Dalam rangka memperingati ulang Seorang Vlogger terkenal bernama Cole Turner (Keegan Allen) bepergian dengan teman-temannya ke Moskow untuk menghadiri undangan dari seorang konglomerat tajir Rusia yang bernama Alexei (Ronen Rubinstein) yang tertarik kepadanya dan ingin memberikan tantangan yang seru untuk merayakan 10 tahun ia menjadi vlogger. Alexei menjanjikan Cole bahwa mereka akan bermain di Escape Room yang dibuat spesial untuk mereka dan akan menjadi memori yang tak terlupakan oleh Cole dan teman-temannya.

Berangkatlah Cole dan teman-temannya ke Rusia dimana tempat permainan itu berada, mereka pun dijamu dengan kemewahan dan tanpa ada rasa curiga, hingga mereka pada akhirnya mulai mencoba permainan tersebut yang ternyata perlahan-lahan berubah dari menyenangkan menjadi semakin berbahaya yang membuat Cole dan teman-temannya berjuang untuk menyelamatkan diri. Apakah mereka berhasil lolos dari permainan maut ini? Apakah misteri dibalik permaian berbahaya ini?

REVIEW

Secara garis besar cerita filmnya tidak ada yang baru dari film-film sejenis, dari torture porn, gore ataupun cara para karakternya untuk bertahan hidup. Jenis-jenis penyiksaan di film ini mungkin sudah banyak kita temukan juga pada film-film sejenis sehingga tidak terlalu mengejutkan, sedangkan untuk jalan cerita filmnya masih lumayan untuk diikuti.

Dari sisi teknisnya, film ini memang kelihatan berbudget rendah, dari set dekorasi dan tampilan efek CGI maupun darah palsu, prostetik yang cenderung biasa-biasa saja yang biasanya justru merupakan bloodfest dalam film-film sejenis, sedangkan tingkat kesadisan masih dalam taraf level medium dan bisa ditonton oleh penonton yang kurang suka dengan genre disturbing movie . Dibantu dengan banyaknya potongan sensor yang halus serta pergerakkan kamera yang cepat untuk mengurangi tingkat kesadisan serta pengambilan kamera yang diambil dari sudut yang menutupi korban.

Film ini mencoba menunjukkan garis batas antara kehidupan nyata dan dunia maya yang fana, selain itu juga memperlihatan perjuangan sebuah kelompok untuk bertahan hidup dari ancaman yang mematikan, dan jati diri manusia di dalam keadaan terdesak ataupun dalam keadaan yang tidak menguntungkan.

Follow Me akan menghadirkan kejutan dan kengerian yang akan menghantui setelah menonton filmnya, walaupun tidak ada hal baru yang bisa didapatkan dari filmnya dan cenderung klise, tapi film ini masih mampu memberikan hiburan kepada para penonton.

Film Follow Me tayang di bioskop mulai 26 November 2021!

Share