Diadaptasi dari komik “City of Darkness” karya Andy Seto, film ini mengikuti Chan Lok-kwun (Raymond Lam), seorang pengungsi yang mencoba mendapatkan kartu identitas palsu dengan cara memenangkan pertarungan bebas. Berakhir ditipu oleh Mr. Big (Sammo Hung), seorang pemimpin triad yang kejam, Lok-kwun memutuskan kabur ke Kota Tembok Kowloon. Film dengan genre Action ini diperankan oleh Louis Koo, Sammo Kam-Bo Hung, Richie Jen, Raymond Lam, Terrance Lau, Kenny Wong, Philip Ng, Tony Wu dan German Cheung.
Twilight of the Warriors: Walled In menghadirkan pertarungan sengit di Kowloon Walled City, kota bertembok penuh kekacauan dan bahaya.
Twilight of the Warriors: Walled In memasukkan fakta sejarah tentang Kowloon dalam ceritanya dan itu menjadi kekuatan yang dimiliki film ini. Fakta sejarah itu membuat penonton merasa lebih dekat dengan ceritanya sehingga lebih mudah memahami alurnya.
Premisnya terasa klise, Twilight of the Warriors: Walled In memang secara terus terang menggunakan dasar permainan takdir untuk membentuk plotnya. Meski begitu, semuanya terjalin dengan rapi dari babak per babak. Sekuen dramanya juga cukup menghibur meski beberapanya terkesan overdramatic. Film ini sarat dengan adegan aksi yang berani, yang sering kali melibatkan penskalaan karakter dan pertarungan di lorong sempit kota yang sesak. Tindakan inventif selalu mulus dan cepat, namun tidak pernah terlalu cepat untuk dilihat.
Menyemat filosofi film-film action, Twilight of the Warriors: Walled In memang secara terus terang menggunakan dasar permainan takdir untuk membentuk plotnya.
Walaupun adegan aksinya terasa komikal, dan narasinya ada sedikit kurang greget saat pengungkapan twist, dan kurang menggambarkan eksposisi dari sisi antagonisnya, rasanya kekurangan itu tidak terlalu nampak krusial, selama bisa menghibur penonton.




