Salah satu karakter ciptaan Dr. Seuss kembali ke layar lebar melalui film animasi terbaru berjudul The Cat in the Hat. Berbeda dengan film terdahulunya yang dibintangi oleh Mike Myers pada tahun 2003, kali ini Warner Bros. melalui sub-unit animasinya menghadirkan kerandoman sang kucing dalam format animasi.
SINOPSIS
Diceritakan The Cat in the Hat adalah kucing yang gemar berlebihan dalam usahanya menceriakan anak-anak yang sedang murung. Hingga pada suatu hari ia terancam dipecat dari tugasnya, dan diberikan kesempatan terakhir untuk menangani dua kakak beradik, Gabby dan Sebastian ke dalam perjalanan penuh kejutan.
Tetapi tugas kali tidak segampang yang dibayangkan karena, Gabby sang kakak sedang dalam fase tersedihnya, dan juga sedang mengalami banyak cobaan hidup, selain itu sesuatu makhluk jahat dari dunia The Cat in the Hat, juga terlepas dan mengejar sesuatu yang dimiliki oleh The Cat in the Hat. Bisakah The Cat in the kembali memberikan kebahagian kepada Gabby dan Sebastian? Apa tujuan sebenarnya dari makhluk jahat tersebut?
REVIEW
Lucu, seru, sekaligus bikin terharu. tiga kata itu yang paling tepat diutarakan buat film The Cat in the Hat. Bagaimana tidak, baru awal cerita penonton sudah dibuat ketawa dengan kelakuan aneh sang kucing, dengan mengeluarkan benda-benda hingga hewan aneh demi usahanya menghibur anak-anak.
Tetapi sayangnya The Cat in the Hat sering kelepasan kendali, hingga membikin onar lingkungan sekitar, walaupun ia berhasil membuat ceria kembali anak-anak yang murung. Universe yang ditampilkan di dunia The Cat in the Hat tinggal memang serasa fantasi, aneh tapi unik, penonton akan diperlihatkan berbagai macam bentuk karakter, yang seperti hewan dan juga seperti buah, dunia ini penuh dengan kebebasan untuk berkreasi
Kembali ke Gabby dan Sebastian yang sedang berduka karena pindah ke tempat baru karena keinginan ibunya, yang ternyata membawa duka mendalam, dan dalam kondisi susah move on dari rumah lamanya. Disinilah tugas Cat in the Hat untuk membawa kembali keceriaan, tetapi ternyata tidak berjalan sesuai dengan rencana.
Visual animasi yang ditampilkan dalam The Cat in the Hat bisa dibilang sangat memanjakan mata, ditambah dengan makhluk-makhluk “aneh” yang juga memiliki perpaduan warna yang nyaman untuk dilihat. Selain kreasi-kreasi random yang dimunculkan pada setiap adegannya juga memberikan mood yang ceria kepada penonton, dan terkadang membuat terheran-heran kok bisa kepikiran akan hal tersebut.
Dari segi penyampaian ceritanya juga menyenangkan dan enak buat diikuti, penonton bisa ikut merasakan apa yang dialami oleh Gabby dan juga Sebastian, bahkan keinginan dari The Cat in the Hat juga tersampaikan dengan baik kepada penonton. Momen-momen seru bak ikut berpetualang hingga yang mengharukan juga tak luput hadir di film animasi ini.

The Cat in the Hat tayang di bioskop Indonesia, mulai hari Jumat, 6 November 2026! Ada dua credit scene di bagian tengah dan akhir ya.




