Semakin banyak film horor yang rilis di tahun 2025 ini membuat banyak lahirnya bakat-bakat baru di balik layar filmnya. Muslihat jadi karya debut film cerita panjang perdana bagi sutradara Chairun Nissa yang sebelumnya pernah menyutradarai film dokumenter Semes7a dan berbagai film cerita pendek di omnibus Hi5teria dan Kita vs Korupsi.
Memiliki premis teror di sebuah panti asuhan, Muslihat tampil mengerikan lewat adegan kesurupan seram, sesi ruqyah mendebarkan dan misteri yang terungkap perlahan di akhir film. Dibintangi Asmara Abigail, Edward Akbar, Ence Bagus, Tata Janeeta, Fatih Unru, Keanu Azka, Jacqueline Immanuela dan Ajeng Giona, Muslihat tayang di bioskop mulai 17 April 2025.
The Horror Tropes
Gustaf (Edward Akbar) memutuskan memindahkan panti asuhan yang ia kelola ke sebuah rumah terpencil yang lama tidak ditinggali. Bersama anak panti Jihan (Asmara Abigail) yang paling dewasa serta sang pesuruh, Mang Kamal (Ence Bagus), Gustaf memindahkan sekelompok anak panti ke lokasi yang baru, termasuk dua anak remaja nakal, adik Jihan, Syafa (Ajeng Giona) dan sahabatnya, Rahmah (Jacqueline Immanuela) yang malah pergi ke pasar malam di hari pertama pindahan.
Kejadian-kejadian aneh terjadi di rumah panti yang baru dan dialami oleh anak-anak panti, termasuk sebuah peristiwa kematian yang membuat Syafa trauma, sampai dirasuki oleh jin dengan niat misterius dan jahat. Usaha Gustaf, Jihan dan Mang Kamal untuk menyembuhkan Syafa malah makin membuat sang jin murka. Mereka pun terpaksa harus mencari tahu rahasia masa lalu demi mengetahui cara mengembalikan tubuh Syafa yang dikuasai jin. Termasuk dari wanita misterius bernama Sinta (Tata Janeeta) yang mengalami gangguan jiwa dan pemuda warga sekitar, Juna (Fatih Unru).
Tipu Daya dan Muslihat Jin
Dibuka dengan sebuah kematian seorang anak kecil di masa lalu, film Muslihat cukup bersabar mengenalkan karakter utamanya dengan baik diselingi teror ular saat beberes di rumah panti yang baru. Skala produksi yang tidak terlalu besar layak diapresiasi manakala film ini membuat set pasar malam yang cukup effort demi mengenalkan karakter Syafa dan Rahma serta Juna.
Untuk sebuah horor, Muslihat terhitung minim jumpscare dengan mayoritas keseramannya ada pada saat karakternya mengalami kesurupan. Para pendatang baru, Ajeng Giona dan Jacqueline Immanuela memerankan karakter kesurupan dengan baik dalam film ini. Teriakannya, amukannya serta wajah seram yang dibantu prostetik dan make-up mengelevasi kengerian dalam setiap adegan kesurupan. Sensasinya seperti dikejar-kejar setan. Mendebarkan.
Naskah yang ditulis Evelyn Afnilia (Dosen Ghaib, Komang) memang tak menawarkan sesuatu yang baru. Tetapi naskahnya menjaga rapi misterinya, lengkap dengan twist di ujung yang cukup mengejutkan. Bagian terbaik dalam naskah dan dramatisasinya adalah hubungan antara Jihan dan Syafa yang terlihat signifikan di momen ruqyah yang sangat seru. Sebaran petunjuk soal misteri rumahnya, serta bagaimana mengalahkan sang jin perasuk tubuh pun dengan baik dibagikan di babak-babak sebelumnya.
Didukung tata sinematografi DOP kawakan Roy Lolang serta tim visual efek yang berpengalaman, secara visual Muslihat cukup baik mengingat biaya produksi yang sepertinya tidak dalam skala besar. Ada sebuah momen flashback montage yang memiliki frame rate berbeda dan sedikit mengganggu bagi kami, serta visual efek di awal film yang kurang meyakinkan secara gambar.
Keunggulan lain di film ini adalah dinamika anak panti yang dimotori oleh Keanu Azka (Dilan 1983: Wo Ai Ni, Qodrat) sebagai Aan. Jam terbang Keanu sangat terlihat memimpin teman-temannya dalam berakting penuh ketakutan saat diteror di dalam panti. Keanu Azka adalah aktor cilik beranjak remaja berbakat di Indonesia saat ini.
Sementara itu Ence Bagus (Surat Cinta Untuk Kartini, Lembayung) yang banyak mendapatkan peran kecil kali ini berperan signifikan dalam film dan sama sekali tak menyia-nyiakan kesempatan berakting dengan baik. Begitu pula Edward Akbar (Foxtrot Six, 12 Hari) sebagai pemimpin panti yang mengayomi. Peran sulit dimainkan dengan baik oleh Asmara Abigail (Yuni, Sehidup Semati) sebagai kakak yang tegas tapi juga peduli dan emosional.
Apakah Muslihat Mesti Dilihat?
Tentu saja. Meski bukan yang terbaik, Muslihat adalah sebuah sajian horor yang menakutkan dengan adegan kesurupan seram, sesi ruqyah mendebarkan dan teror mengerikan di sebuah panti asuhan. Terlepas dari kisahnya yang tidak baru, namun misterinya mampu memancing rasa penasaran dengan twist yang mengejutkan.
Muslihat tayang di bioskop Indonesia mulai 17 April 2025.




