A MINECRAFT MOVIE (2025) – FILM YANG MEMANJAKAN ANAK-ANAK DAN PECINTA GAMENYA

Dirilis pertama kali pada tahun 2009, video game populer Minecraft buatan Markus “Notch” Persson bersama studio developer Mojang menjadi semakin fenomenal manakala IP-nya dibeli oleh Microsoft sebesar 2,5 miliar dolar. Bukti popularitas game yang mengeskplorasi dunia tiga dimensi yang imajinatif dan mengasah kreativitas ini terlihat manakala adaptasi filmnya yang berjudul A Minecraft Movie meraih 162 juta dolar di akhir pekan perdananya hanya di Amerika Utara saja.

A Minecraft Movie menjadi reuni Jack Black bersama sutradara film Nacho Libre, Jared Hess. Film ini juga dibintangi oleh Jason Momoa, Emma Myers, Danielle Brooks, Jennifer Coolidge dan Sebastian Hansen. A Minecraft Movie tayang di bioskop Indonesia mulai 9 April 2025.

Welcome to The Overworld

Alkisah Steve (Jack Black) seorang pemuda yang terobsesi menjadi penambang sejak kecil menemukan sebuah kubus biru berjuluk Orb of Dominance yang bisa membuka portal ke dunia dengan dataran terbuat dari kubus yang berjuluk Overworld. Di sana, Steve bisa membuat benda apapun asal terbuat dari kubus. Ia hidup bebas dan bahagia, namun tak sengaja terjebak ke dalam portal dunia Nether yang mengancam nyawanya dan berusaha merebut Orb of Dominance. Beruntung Steve berhasil menyuruh serigala peliharaannya, Dennis, untuk menyembunyikan Orb tersebut ke dunia manusia sebelum ditawan oleh Malgosha, pemimpin jahat di Nether.

Tak lama kemudian, seorang juara video game lawas, Garret (Jason Momoa) tanpa sengaja menemukan Orb of Dominance yang kemudian ia jual di toko game jadul miliknya. Lalu ia kedatangan seorang anak bernama Henry (Sebastian Hansen) yang penuh rasa penasaran pada Orb tanpa sengaja membuat portal terbuka dan membawa Henry, Garret, Kakak Henry Natalie (Emma Myers) dan agen properti Dawn (Danielle Brooks) terjebak masuk Overworld. Petualangan mereka pun dimulai untuk melawan Malgosha dan usaha untuk kembali ke dunia manusia.

The Jack & Jason Saga

Jack Black (School of Rock, Tenacious D) dengan ciri khas aktingnya kembali menggila dalam A Minecraft Movie, dan kali ini ia tidak sendiri. Sang Aquaman, Jason Momoa makin melebarkan range aktingnya dengan berperan sebagai juara video game ‘90an dengan tampilan dan perilaku norak maksimal. Dua sosok karakter ini sangat mencuri perhatian di dalam film adaptasi game yang memanjakan para pemain dan pecinta gamenya ini.

Sebagaimana yang kami bicarakan dengan salah satu rekan yang memainkan game dan menonton filmnya, tampilan, karakter dalam Overworld, benda-benda, berbagai easter eggs dan trivia ditampilkan dengan akurat dalam film ini, dan dijamin akan membuat pemain game-nya kegirangan. Bukan hanya itu, tampilannya yang warna-warni dengan bentuk benda serba kubus juga sepertinya menjadi senjata rahasia mengapa game dan film ini bisa sukses di kalangan anak-anak. Pencapaian 162 juta dollar selama rilis 3 hari pertama di Amerika Utara saja menjadi indikasinya.

Padahal dari sisi penceritaan, A Minecraft Movie ini memiliki plot yang melompat-lompat seenaknya dan serba cepat dan instan dalam menceritakan plotnya. Film ini nyaris tidak memberikan waktu untuk memperkenalkan karakternya, dunia Minecraft menjadi “karakter utama” dalam film yang sepertinya ingin dikenalkan lebih dalam kepada penontonnya.

Dunia yang serba instan sekarang, sepertinya ini strategi yang bagus, namun secara tontonan, film ini membuat penonton yang tidak mengenal game-nya jadi kesulitan mengikuti apa yang ada di dunia Minecraft, serta menghayati dimensi karakternya. Perkenalan dunia dan karakternya disajikan dengan gaya montage lewat penyuntingan gambar dan dialog secepat kilat seakan sambil lalu.

Untungnya film ini punya kisah yang lebih dalam lewat kehadiran karakter Henry yang memiliki kesulitan untuk bersosialisasi walau memiliki kepandaian di atas rata-rata. Kehadiran kakaknya, Natalie, juga membantu elemen keluarga dan menanamkan pesan moral dalam film. Pertemuan dan kesamaan watak Steve dan Henry jadi momen bagus menjadi pesan pengingat soal kreativitas anak yang tak usah dibatasi.

Tapi yang jadi bintangnya di film ini adalah Jason Momoa yang tampil total dan penuh kegilaan. Kami sangat mengapresiasi penampilan Momoa dalam film yang menegaskan dirinya tidak pilah-pilih karakter dan berani tampil beda. Duet persaingannya bersama Jack Black jadi highlight dalam film ini. Tak lupa juga, sekelumit penampilan Jennifer Coolidge (American Pie, Legally Blonde) akan menggelitik syaraf tawa.

Satu hal yang jelas, berbagai adegan aksi dalam A Minecraft Movie sangatlah seru layaknya film anak-anak dan diramaikan berbagai karakter dari gamenya. Sementara sisi komedinya, meski mayoritas slapstick, masih menyediakan ruang untuk komedi-komedi verbal, musikal dan visual serta kelakuan aneh Garret ‘The Garbage Man’ Garrison khas Jared Hess (Napoleon Dynamite, Nacho Libre). Jadi jangan khawatir, penonton dewasa juga dimanjakan lewat trivia game ‘90an dan satu hal yang asyik adalah pilihan musiknya yang didominasi rock klasik ‘90-an juga.

OK or KO?

Lepas dari libur lebaran yang didominasi film Indonesia, rasanya tidak akan salah jika penonton memilih A Minecraft Movie sebagai tontonan selanjutnya. Aman untuk keluarga, seru, konyol dan menyenangkan, kami jamin anak-anak dan para pemain gamenya akan dimanjakan oleh film ini.

Dan ada tambahan 2 (dua) credit scene di bagian tengah dan akhir, jadi jangan sampai kalian lewatkan.

A Minecraft Movie tayang di bioskop Indonesia mulai hari ini.

Share