JUMBO (2025) – IMAJINASI YANG MEMBUAT HIDUP LEBIH BERWARNA

Film Jumbo mengisahkan tentang persahabatan yang terjalin selama petualangan, tentang kehilangan, dan juga kebesaran hati untuk saling memaafkan. Film ini merupakan debut sutradara dari seorang animator Indonesia yaitu Ryan Adriandhy, yang menyatakan bahwa film ini adalah manifestasi dari kerinduan akan petualangan masa kecil yang penuh imajinasi, masa pembuatannya dimulai pada April 2020 dan selesai pada tahun 2024.

Lalu para voice over di film ini diisi oleh nama-nama beken diantaranya Bunga Citra Lestari, Ariel Noah, Kiki Narendra, Cinta Laura Kiehl, Angga Yunanda, Prince Poetiray, M. Adhiyat, Quinn Salman, Ratna Riantiarno dan lainnya.

 

SINOPSIS

Film Jumbo menceritakan petualangan Don, seorang anak laki-laki yang berusaha membuat pertunjukan buku dongeng peninggalan Ayah dan Ibunya.

Sayangnya, ada yang mengejek dan meremehkan mimpi Don. Termasuk salah satu temannya, Atta, yang mencuri buku dongeng Don. Untungnya, Don selalu punya Oma, dan sahabatnya yang bernama Nurman & Mae yang selalu ada. Mereka pun bertemu dengan Meri, seorang anak perempuan dari dunia lain yang berusaha untuk mencari kedua orang tuanya  Tak sedikit hambatan yang datang. Akan kah mereka berhasil mencapai tujuannya masing-masing?

REVIEW

Di tangan sutradara Ryan Adriandhy dan 420 lebih kreator yang terlibat, Jumbo membawa industri animasi lokal ke level yang lebih tinggi. Dengan latar yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, film Jumbo akan terasa dekat dengan penontonnya. Anak-anak mungkin akan merasa familiar dengan lingkungan sekitar yang mereka lihat, sementara buat orang dewasa bisa kembali bernostalgia dengan masa kecil mereka.

Karakter-karakter dalam film Jumbo juga dirancang dengan cermat, masing-masing memiliki keunikan dan kedalaman emosional dari Don, Meri,  Nurman, Maesaroh, dan Atta dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka menciptakan dinamika kelompok yang kaya dan kompleks dengan kerentanannya, yang akan mengundang simpati penonton. Tak hanya itu saja para karakter-karakter lain juga memiliki latar belakang dan masalahnya masing-masing, Ryan Adriandhy meramu semua masalah-masalah yang kompleks itu dalam alur cerita yang padat.

Pesan-pesan moral yang ada di dalam film Jumbo disampaikan dengan halus kepada penonton. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan tentang arti pentingnya persahabatan, keberanian, dan juga empati. Dan melalui petualangan Don, kita juga belajar bahwa setiap orang memiliki cerita dan perjuangannya masing-masing.

Penulis juga cukup terpesona sekali sama visualnya film Jumbo. Perjalanan 5 tahun dalam proses pembuatan serta pengerjaanya patut diapresiasi dan dirayakan. Visualnya cukup membantu penonton agar lebih mudah tenggelam dalam mengikuti petualangan Don bersama teman-temannya, lalu pengisi-pengisi suaranya memang jagoan semua dan emosinya juga tersampaikan sekali. Lagu-lagu yang mengisi soundtracknya juga pada bagus dan enak didengar.

Yang menjadi catatan adalah penulis mengira ini awalnya adalah makhluk fantasi, namun ternyata adalah makhluk “lain” yang dekat dengan kultur dan melekat dengan kebiasaan di Indonesia yang menjurus ke klenik. Dan tampak terlihat sinkronisasi suara dan gerakan mulut karakter agak terlihat kurang pas. Melalui film Jumbo menurut penulis berhasil mematahkan anggapan klasik bahwa film animasi itu hanya diperuntukkan untuk anak-anak dengan menghadirkan kisah yang menyentuh hati seluruh penonton baik muda maupun tua.

Overall, film Jumbo merupakan film keluarga yang hangat dan juga memiliki hati yang pas buat ditonton bersama-sama di bioskop pada momen Lebaran.

Film Jumbo akan tayang di bioskop mulai 31 Maret 2025!

Share