Rumah produksi Max Pictures yang pernah sukses dengan tiga film Dilan 1990, Dilan 1991 dan Milea kembali hadir dengan film terbarunya yang merupakan remake dari film produksi Belgia berjudul Hasta La Vista yang juga sudah diremake di Spanyol.
Mengambil judul Why Do You Love Me, film yang diarahkan oleh Herwin Novianto dengan mengusung tiga serangkai peran utama Adipati Dolken, Jefri Nichol dan Onadio Leonardo didukung oleh TJ Ruth, Ariyo Wahab, Marcelino Lefrandt, Vonny Cornelya, Shara Virrisya, Donny Kesuma dan debut akting dari Lyodra Ginting.
Berkisah tentang tiga sahabat penderita disabilitas Baskara (Adipati Dolken) penderita lumpuh, Danton (Jefri Nichol) pengidap tumor otak, serta Miko (Onadio Leonardo) seorang tuna netra yang bertekad ingin memiliki hidup yang bermakna di sisa hidup mereka. Perjalanan road trip menuju Gang Dolly Surabaya pun jadi pilihan utama.
Meski ditentang para orang tua, namun menggunakan jasa suster Endang (TJ Ruth) yang juga bertindak sebagai sopir. Road trip pun dimulai, dan ketiga sahabat akan menemukan arti hidup dan nilai-nilai baik kehidupan yang tidak pernah mereka dapatkan di rumah.
Sahabat Adalah Keluarga yang Kita Pilih Sendiri
Setelah bermain-main dengan tema ‘bunuh diri’ yang dikemas ringan lewat film Kembang Api yang diangkat dari film Jepang 3Ft Ball & Souls, Herwin Novianto kembali menunjukkan tajinya dengan menyutradarai Why Do You Love Me.
Dengan kematangan penyutradaraan plus kualitas kru produksinya yang berpengalaman, Why Do You Love Me menjelma jadi sebuah film ‘kecil’ dengan potensi besar. Naskah yang ditulis penulis naskah kawakan Alim Sudio (Miracle in Cell No. 7, Buya Hamka) adalah salah satu poin terpenting dalam film ini. Plot utama usaha para sahabat untuk melakukan road trip dilengkapi dengan sub-plot konflik internal dari para personelnya.
Baskara yang diperankan oleh Adipati Dolken (Teman Tapi Menikah, Jendral Soedirman) jadi personel yang paling dominan. Karakter pemimpin keras kepala Baskara menjadi motor penggerak film ini. Adipati memerankan karakter Baskara dengan emosi yang meledak-ledak buah dari rasa kesal dan kemarahannya terlahir sebagai penderita disabilitas. Karakter terdekat secara keterbatasan fisik dengan Baskara adalah sosok fenomenal Stephen Hawking.
Danton milik Jefri Nichol (Dear Nathan, Aum) menjadi karakter pendukung lain yang berpengaruh. Kelumpuhan yang Danton alami akibat dari tumor ganas yang hinggap dan bersemayam di otaknya membuat Danton sama marahnya dengan Baskara, tetapi terhalang oleh penyakit yang sering kambuhan. Rasa sakit dan muntah sering Danton alami, terutama jika telat minum obat.
Di luar dua aktor utama tersebut, justru dua bintang pendukung dalam sosok Onadio Leonardo (Hello Ghost, Pretty Boys) & TJ Ruth (Aku Atau Dia?, The Wedding & Bebek Betutu) jadi penampil yang paling mencuri perhatian. Onad sebagai Miko sang penderita tuna netra jadi karakter yang paling jenaka dengan barisan dialog lucu serta tingkah polos yang kocak. Chemistry Onad dan TJ di film ini juga layak diberikan acungan jempol.
Sementara TJ Ruth sebagai sang suster sekaligus sopir, Endang adalah nyawa film ini. Plot di dalam naskah sebelumnya berjalan terbata-bata sebelum kehadiran Endang. Jadi penggerak plot yang dinamis, dengan karakter cuek tapi diam-diam peduli membuat TJ yang harus menaikkan berat badan hingga 20 kg, menjelma menjadi sosok aktor yang menunjukkan potensi besarnya sebagai aktor yang luar biasa yang selama ini belum pernah terlihat di film sebelumnya.
Overall, dengan dukungan para aktor yang berakting maksimal, utamanya dua aktor pendukung Onadio Leonardo dan TJ Ruth yang kocak dan menarik perhatian, film Why Do You Love Me menjelma menjadi film drama komedi dewasa rating 17+ yang tidak hanya memiliki pesan optimis untuk kepada kawan-kawan penderita disabiilitas, tetapi juga menghibur dan mengajak tertawa bersama, menikmati hidup dan sisa usia dengan tebar kebahagiaan, tawa dan canda lewat kisahnya yang lucu dan segar.
Film Why Do You Love Me mulai tayang di bioskop 28 Juni 2023, menyambut libur panjang Idul Adha 1444 Hijriah.

