Setelah sukses dengan Shrek, How To Train Your Dragon, dan Kungfu Panda, kini Dreamworks Animation kembali hadir dengan produksi dan IP terbaru mereka yaitu Forgotten Island yang mengambil latar budaya negara Filipina dengan urban folks yang magis dan juga mistis serta kisah persahabatan antara Jo dengan Raissa
Forgotten Island dibuat oleh duet sutradara Puss in Boots: The Last Wish yaitu Joel Crawford dan Januel P. Mercado sekaligus penulis skenario, dan juga Mark Swift terlibat sebagai produser. Deretan yang membintangi film ini antara lain H.E.R. sebagai Jo, Liza Soberano sebagai Raissa, Dave Franco sebagai Raww, Lea Salonga sebagai Manananggal, Jenny Slate sebagai Batiba, Manny Jacinto sebagai Bungi, serta deretan aktor pendukung seperti Dolly de Leon, Jo Koy, dan Ronny Chieng.
SINOPSIS
Jo (H.E.R.) dan Raissa (Lisa Soberano) sudah bersahabat baik sejak kecil dan tidak terpisahkan. Hingga mereka menginjak remaja karena Raissa hendak melanjutkan studi ke Amerika, niat Raissa ini tentunya tidak diterima dengan baik oleh Jo, ia pun mengajak Raissa mencari kebenaran soal pulau Nakali. Raissa pun mau mengikuti permintaan terakhir Jo. Tiba-tiba pada malam itu mereka terjatuh ke dalam portal yang muncul tiba-tiba dan membawa mereka ke sebuah pulau, dan uniknya mereka tiba-tiba terbangun dengan keadaan tidak mengingat apapun yang terjadi pada malam sebelumnya.
Apa misteri pulau tempat mereka terdampar itu? Kenapa Jo dan Raissa tidak bisa mengingat kejadian apapun pada malam sebelumnya?
REVIEW
Dreamwork kali ini mengeksloprasi cerita rakyat dan budaya dari negara Asia Tenggara dan Filipina menjadi fokusnya. Banyak hal-hal menarik yang dimunculkan yang bisa dibilang cukup dekat dengan negara Indonesia. Seperti makanan dan juga kebiasaan lainnya. Para makhluk ajaibnya juga dikembangkan dari legenda-legenda yang berasal dari negara Filipina seperti Aswang, Kapre, Mananangal, dan masih banyak yang lainnya.
Penjelasan makhluk-makhluk magis tersebut akan dijelaskan pada awal film Forgotten Island secara edukatif dan juga kocak, serta agak sedikit menyeramkan.
Sepanjang durasi film ini penonton akan dibawa mengarungi kisah persahabatan para karakter yang ada di Forgotten Island, baik antara Jo dan Raissa hingga makhluk-makhluk yang menghuni pulau yang memiliki wujud yang lucu dan juga unik. Disamping mengikuti petualangan yang seru dan juga kocak, bagian-bagian mengharukan dan koneksi para karakternya juga menjadi hal yang menarik
Teknis animasi Forgotten Island bisa dibilang colourful karena sentuhan warna-warninya dan juga perubahan-perubahan warna mengikuti emosi dan ekspresi para karakternya membuat feelnya tidak monoton, dan tidak membosankan. Hal yang menjadi catatan penulis adalah pace ceritanya terasa terburu-buru untuk memberikan informasi kepada penonton, sehingga agak kurang bisa menikmati alur cerita yang ingin disampaikan, tetapi untuk segi action dan adegan intens cukup terjaga dan juga seru.
Forgotten Island merupakan cerita persahabatan yang mengharukan tanpa melihat perbedaan, dengan bumbu petulangan seru di dimensi antah berantah namun menakjubkan, seru,kocak didukung dengan animasi yang penuh dengan warna-warni yang memanjakan mata. Merupakan tontonan buat keluarga yang menarik.
Forgotten Island akan tayang di bioskop Indonesia mulai hari Jumat, 2 Oktober 2026.





