EVIL DEAD RISE (2023) – MENGERIKAN, SADIS, DAN BIKIN NGILU!

Tak bisa dipungkiri, franchise Evil Dead yang dimulai sejak 1981 ketika dibintangi oleh Bruce Campbell sebagai protagonis utamanya, memang melekat erat pada para penonton yang mengalami era 80 hingga 90-an. Terlebih lagi sejak serialnya, Ash vs Evil Dead dirilis dalam 3 musim pada tahun 2015-2018, di mana benang merah dari kisah Bruce Campbell akhirnya dilanjutkan di serial tersebut. Pada tahun 2013, remake terbaru Evil Dead dirilis yang disutradarai oleh Fede Alvarez yang mendapatkan respon positif dari para kritikus dan fansnya, dan memperoleh pemasukan 97 juta dolar Amerika di seluruh dunia.

Kini di tahun 2023, Evil Dead Rise tongkat estafet diserahkan kepada sutradara Lee Cronin. Sempat direncanakan untuk langsung dirilis di platform streaming HBO MAX, namun hasil test screening-nya ternyata memuaskan sehingga diambil keputusan untuk tayang theatrical. Dan itu merupakan sebuah langkah yang sangat tepat.

SINOPSIS

Di sebuah kamar yang terletak di lantai teratas, tinggallah seorang ibu tunggal Ellie (Alyssa Sutherland), yang mengurus ketiga anak-anaknya, Bridget (Gabrielle Echols), Danny (Morgan Davies), dan yang si bungsu, Kassie (Nell Fisher).

Suatu hari saudara Ellie, yang bernama Beth (Lily Sullivan) datang mengunjungi mereka, dan mengetahui kalau sang kakak bersiap untuk pindah ke apartemen yang lebih baik. Ellie lantas menyuruh anak-anaknya untuk membeli pizza di luar, karena ingin berbicara berdua dengan Beth. Namun, tak lama, gempa yang lumayan kencang membuat apartemen yang mereka tempati bergoyang cukup lama.

Ketiga saudara tersebut sepulangya membeli pizza, mendapati lantai parkiran mobil di basement menjadi berlubang, dan Danny salah satu anak Ellie nekat masuk ke lubang tersebut dan menemukan tiga piringan hitam dan sebuah buku aneh tersembunyi di sebuah brankas. Danny membawa barang-barang itu ke kamarnya, dan sempat diingatkan Bridget untuk segera mengembalikan buku itu ke bawah. Namun, Danny nekat membuka buku itu dan mendengarkan piringan hitam tersebut. Seketika hal aneh terjadi, buku itu terbuka sendiri diiringi suara kencang. Entitas jahat seolah terpanggil oleh suara rekaman bertahun 1923 tersebut, dan dengan segera mendatangi apartemen itu.

Suara kencang itu lantas menyergap Ellie yang sedang mengangkat barang pindahan di lift. Sang ibu lantas kembali ke apartement mereka dan hal-hal mengerikan pun mulai terjadi.

REVIEW

Secara plot ataupun cerita Evil Dead Rise hampir tidak berubah banyak seperti seri-seri sebelumnya. Jika di film-film sebelumnya mengambil set di pondok di tengah-tengah hutan kali ini kita diberikan set di sebuah gedung apartemen yang justru meningkatkan level keseruan dan kejutannya.

Oh iya, perlu penulis garis bawahi buat opening sequence Evil Dead Rise, terus terang membuat penulis terpukau dan berdecak kagum, jadi kalian jangan sampai terlambat masuk studio ya dan perhatikan beberapa petunjuk di awal filmnya.

Dari trailernya saja, kita seakan sudah diingatkan untuk menyiapkan mental saat menonton Evil Dead Rise. Dan, itu terbukti. Bukan sekadar film horor atau gore biasa, kombinasi keduanya membuat penampakan atau serangan di setiap adegan dijamin membuat kita merinding, meringis, dan juga ngilu. 

Atmosfer apartemen yang kumuh dilengkapi sudut-sudut yang gelap juga memberikan kengerian tersendiri. Kita perlu mengapresiasi sekali kerja tim produksi di film ini. Apalagi tim make up yang bikin karakter ibu yang terinfeksi deadites jadi berubah menjadi serem. Kerja tim sound editing juga patut diacungi jempol, suara patahan tulang, orkestra kejutan pas jumpscare, bahkan suara rekaman mantra Necronomicon atau Naturom Demonto kerasa otentik banget, detail-detailnya terjaga.

Komposer Stephen McKeon (The Hole in the Ground) berhasil membuat scoring yang sangat dalam, imersif, dan konfrontatif. Karena scoringnya yang multi-layer jumpscares di Evil Dead Rise terasa mencekam dan mengerikan, tentunya tetap menyisakan ruang emosional yang akan menyatukan keluarga ini saat mereka berjuang untuk bertahan hidup. Tensi dalam film ini pun berhasil dipertahankan Cronin hingga akhir film, sehingga dengan keseluruhan durasi 96 menit pun film ini bisa membuat jantung kita naik turun bak roller coaster, sambil menutup mata kita karena kengeriannya yang sangat berdarah-darah.

Menegangkan, bikin ngilu, sampai gregetan. 90 menit dibikin ngga tenang sama gangguan dedemit yang mengerikan. Film yang bakal bikin kaget bahkan mungkin sampai berteriak, dan seru banget buat ditonton beramai-ramai.

Buat yang akan nonton film ini karena sudah masuk kategori rating 17+ jadi juga harus sudah siap akan ada satu sampai dua sensor halus yang akan lewat, tetapi tidak akan mempengaruhi jalan cerita Evil Dead Rise, pokoknya kalian tinggal duduk manis dan nikmati “perjalanannya”.

Film Evil Dead Rise akan tayang di bioskop Indonesia mulai tanggal 5 Mei 2023.

Share