100% MANUSIA FILM FESTIVAL 2025 RESMI DITUTUP DENGAN 100% TADA!!!: FILM KEJUTAN DARI 100% MANUSIA

Setelah sebelas hari perjalanan, diskusi, dan perayaan kemanusiaan lintas medium, 100% Manusia Film Festival 2025 resmi ditutup pada Minggu malam, 14 September 2025, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

Acara penutupan dihadiri oleh Ibu Venny Wijaya, General Manager Grand Sahid Jaya Hotel, Kurnia Dwijayanto, Direktur Festival, Meninaputri Wismurti, Film Program Director, Sugar Nadia dari Dewan Kesenian Jakarta, serta sejumlah filmmaker tamu dari dalam dan luar negeri.

Sebagai penutup, festival menghadirkan 100% TADA: Film Kejutan—sebuah film dengan latar Indonesia yang menyoroti kehidupan masyarakat lokal, kisah sehari-hari, sekaligus refleksi tentang identitas dan keberagaman. Film ini dipilih untuk merangkum semangat festival: menghadirkan suara-suara autentik dari masyarakat, yang sering kali jarang mendapat ruang di layar besar.

Kurnia Dwijayanto, Direktur Festival, menyampaikan: “Dengan segala keterbatasan dan perubahan yang terjadi sepanjang berjalannya festival, kami sangat berterima kasih, kepada para mitra, dan terutama penonton, yang tetap hadir dan mencari kami untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan 100% Manusia”

Meninaputri  Wismurti,  Film  Program Director, menambahkan: “Pemilihan 100% TADA bukan hanya gimmick, tetapi strategi kuratorial agar penonton belajar untuk selalu membuka diri pada kejutan dan kemungkinan baru. Sinema Indonesia punya banyak cerita yang bisa mengejutkan dan menggerakkan hati.”

Sugar Nadia, Dewan Kesenian Jakarta, turut memberikan apresiasi: “Festival ini memberi ruang penting bagi film dan diskusi seputar isu-isu kemanusiaan. Kehadirannya di Jakarta menandai  bahwa  kota ini tidak hanya ruang metropolitan, tapi juga ruang refleksi dan solidaritas.”

Venny Wijaya, GM Grand Sahid Jaya Hotel, sebagai tuan rumah menutup dengan hangat: “Merupakan kehormatan bagi kami untuk menjadi bagian dari festival yang membawa nilai inklusif, toleransi, dan kemanusiaan. Semoga kerja sama ini bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang.”

Dengan tema “Empowerment,” edisi ke-9 festival ini menayangkan lebih dari 50 film dari 27  negara, menghadirkan 9 program non-film, serta menggelar diskusi, workshop, dan pameran.

Festival 2025 juga menghadirkan program baru seperti 100% It’s OK-Not OK, 100% Rebel With  A  Cause,  serta  100%  From  Flobamora  With  Love,  yang  semuanya bertujuan memperluas wacana inklusivitas lintas generasi dan komunitas.

100% Manusia Film Festival kembali menegaskan posisinya sebagai festival independen, probono, dan gratis yang membuka ruang inklusif bagi publik—menyatukan film, seni, dan kemanusiaan dalam satu perayaan bersama.

Share