LEE CRONIN’S THE MUMMY – PENGALAMAN NONTON HOROR YANG MENYENANGKAN TETAPI BIKIN NGILU DAN MERINGIS

Lee Cronin sang sutradara di balik kesuksesan Evil Dead Rise film tahun 2023. Film ini merupakan kerjasama antara rumah produksi Atomic Monster kepunyaan sutradara horor kawakan James Wan serta Blumhouse Productions. Selain itu, Warner Bros. dan New Line Cinema juga menambahkan nama sutradara ke dalam judul resmi film guna menghindari kebingungan dengan film “The Mummy” lain-lainnya.

Langkah ini diambil setelah banyak penonton mengira film ini berkaitan dengan versi petualangan yang pernah dibintangi Brendan Fraser ataupun Tom Cruise.

SINOPSIS

Seorang jurnalis bernama Charlie Cannon bersama istrinya Larissa dan dua anak mereka Katie serta Seb sedang melakukan tugas di luar negeri. Hingga pada suatu hari anak tertuanya Katie diculik dan menghilang tanpa jejak. Namun setelah delapan tahun mereka mendapatkan kabar jika putri mereka ditemukan, Charlie dan Larissa pun segera bergegas untuk menjemputnya. Mereka bertemu dengan Katie dalam keadaan yang bisa dibilang dengan kondisi yang cukup menyeramkan. Charlie dan Larissa pun membawa Katie pulang ke rumah mereka sekarang, tetapi situasi rumah ternyata mulai berubah sejak Katie bersama mereka rumah dan malah mengancam jiwa mereka. Apakah kejadian-kejadian aneh ini berhubungan dengan Katie? Dan apa misteri dibalik kehilangan Katie selama delapan tahun tersebut?

REVIEW

Berbekal dengan pengalaman menyutradarai Evil Dead Rise, Lee Cronin berhasil menyajikan The Mummy yang jauh berbeda dari film-film modern yang selama ini kita kenal, karena ini merupakan horor murni, dengan adegan-adegan banjir darah yang akan membuat penonton ngilu sekaligus meringis, wajar jika film ini mendapatkan rating 17+ dari LSF.

Sang sutradara juga tidak sekadar mencoba menghidupkan kembali legenda klasik, tetapi juga berkreasi dengan menyajikan sesuatu yang jauh lebih gelap, sadis, dan tentunya membuat penonton tidak nyaman ketika menontonnya.

Dengan durasi sekitar dua jam, pada paruh awal penonton akan mengikuti POV dari Charlie yang ingin mencari tahu yang terjadi pada dengan Katie putrinya selama delapan tahun terakhir, sehingga feel filmnya terasa seperti film investigasi dengan diselipkan beberapa adegan jumpscare dibeberapa bagian. Lalu secara perlahan mulai berubah menjadi horor supernatural seiring dengan temuan mengerikan Charlie. Visualnya memang pantas buat disebut eksplisit walaupun masih ditaraf wajar untuk rating 17+ tetapi mampu membuat penonton untuk memalingkan wajah sejenak dari layar atau memejamkan mata.

Dari yang penulis lihat di layar, film ini untuk adegan-adegan mengerikannya tidak begitu banyak menggunakan CGI, sehingga apa yang penonton lihat seakan-akan nyata dan menyeramkan.

Dari sisi produksi, proyek ini melibatkan kolaborasi dengan Blumhouse Productions, yang dikenal konsisten menghadirkan horor dengan pendekatan intens dan atmosfer yang kuat.

Lee Cronin’s The Mummy tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 15 April 2026! Tidak ada after credit scene, namun jika kalian paham kode morse dipaling ujung credit ada suara ketukan yang bisa kalian pecahkan kodenya jika penasaran.

Share