HELLO GHOST (2023) – FILM ADAPTASI DENGAN DAMPAK SAMA DI AKHIR FILMNYA

Hello Ghost yang disutradarai oleh Indra Gunawan (Dear Nathan, Cinta Subuh) menandai film ketiga produksi Falcon Pictures yang diadaptasi dari Korea Selatan setelah My Sassy Girl dan Miracle in Cell No.7. Film bergenre drama komedi dengan sentuhan elemen horor ini dibintangi oleh Onadio Leonardo, Enzy Storia, Indo Warkop, Tora Sudiro, Hesti Purwadinata, Egy Fedly dan Ciara Brosnan.

Hello Ghost tayang di bioskop mulai 11 Mei 2023.

SINOPSIS

Kresna (Onadio Leonardo), seorang pemuda sebatang kara sedang berada di titik terendah dalam hidupnya yang gagal dan memutuskan untuk bunuh diri. Namun, beberapa kali percobaan bunuh diri pun gagal ia lakukan dan ujung-ujungnya hanya koma dan masuk rumah sakit. Kesialan makin bertambah karena saat sadar dari koma, Kresna malah diikuti oleh 4 hantu usil dan rese (Indo Warkop, Tora Sudiro, Hesti Purwadinata & Ciara Brosnan) yang malah mengganggu kehidupan Kresna.

Dengan terpaksa Kresna pun berusaha membantu mewujudkan permintaan terakhir para hantu, supaya mereka bisa lepas dan tidak mengikuti Kresna lagi. Tetapi mereka malah menjadi dekat, layaknya teman. Para hantu pun mendukung Kresna untuk dekat dengan Suster Linda (Enzy Storia), penyelamat Kresna di usaha bunuh dirinya yang terakhir, supaya Kresna tidak kesepian lagi. Sayangnya lama-kelamaan, Kresna merasa para hantu kelewat mengganggu, dan malah merusak kehidupan Kresna yang tadinya mulai membaik. Di tengah pertengkarannya dengan Linda, Kresna pun mengusir para hantu tersebut. Kresna kini kesepian lagi dan niat bunuh diri kembali menghantui.

REVIEW

Hello Ghost versi Korea Selatan adalah film yang rilis tahun 2010 dan menghasilkan 19,77 juta dolar sepanjang perilisannya baik di Korea Selatan maupun luar negeri. Sebagai sebuah sleeper hit dengan hasil konsensus kritik positif, sebuah hal yang lumrah jika filmnya kemudian diadaptasi oleh negara-negara lain. Alhasil film yang ditulis dan disutradarai oleh Kim Young-tak ini mendapat kehormatan untuk diadaptasi versi Indonesia-nya oleh rumah produksi Falcon Pictures.

Disutradarai oleh Indra Gunawan (Dear Nathan, Cinta Subuh) dan memakai naskah adaptasi yang ditulis Alim Sudio (Miracle in Cell No.7, Buya Hamka), film Hello Ghost versi Indonesia ini tampil penuh semangat yang sama dengan film aslinya. Dengan penyesuaian sana-sini, terutama pada sisi budaya Indonesia yang lebih kental serta beberapa elemen kedekatan Linda dengan Kresna, film adaptasi lokal Hello Ghost  akan memberikan dampak yang sama dengan film aslinya, menghabiskan tisu!

Betul, hal yang paling berkesan dari film versi Korea ini adalah klimaks filmnya yang menguras air mata penonton, dan duet Alim Sudio & Indra Gunawan sukses memberi pengalaman yang tidak jauh berbeda, air mata bercucuran melihat klimaks film yang sangat mengharukan sekaligus menghangatkan hati ini.

Dengan pembangunan kisah yang terasa lebih Indonesia, Hello Ghost versi Indonesia juga potensial memberikan kesan lewat para hantu yang bertingkah konyol dan sangat mengganggu. Indro Warkop (Warkop DKI Reborn, Pintu Surga Terakhir) tampil tanpa beban jadi kakek-kakek berotak mesum, Tora Sudiro (Arisan, Quickie Express) terlihat nyaman sebagai bapak-bapak 90-an yang family man, Hesti Purwadinata (Gara-Gara Warisan, Pretty Boys) mengesalkan jadi hantu ibu-ibu yang suka menangis, sementara Ciara Brosnan (Kuntilanak) tampil menggemaskan menjadi hantu anak yang terobsesi sepatu roda.

Keempat hantu memberi warna sendiri yang membedakan dari film aslinya, dan keempatnya potensial menjadi elemen pemantik tawa dalam film ini. Sementara Enzy Storia (Air & Api, Zodiac) dipusatkan sebagai penyeimbang di elemen drama yang berperan penting sebagai pembangun emosi menuju klimaks yang akan pecah. Tapi usaha semua cast ini akan sia-sia jika sang leading man debutan, Onadio Leonardo tampil melempem.

Beruntung, Onad tampil cukup memuaskan dan berkembang jauh sejak pertama kali ia main film Pretty Boys bersama Vincent & Desta. Onad yang sebelumnya sudah bermain jadi peran utama di film produksi Klik Film seperti The Last Prank dan trilogi I, Will & Survive ini membayar lunas kepercayaan sutradara dan Falcon Pictures dengan kualitas akting baik, meskipun belum sempurna.

Penonton dibuat peduli pada karakternya di beberapa momen, interaksi dengan para hantu juga cukup solid dan yang paling mengejutkan Onad bisa tampil rileks di adegan romance. Namun, meskipun terlihat menanggung beban dan trying too hard, semua usahanya tidak sia-sia. Di klimaks film aktingnya mampu membuat runtuh pertahanan air mata yang berusaha penulis bendung.

Overall, Hello Ghost adalah usaha baik Falcon Pictures dalam mengadaptasi kisah drama komedi dengan pesan baik soal harapan dan makna kehidupan dengan akhir film yang memberikan dampak hebat kepada penonton. Nikmati kisah pemuda “madesu” yang kesepian dan berniat bunuh diri di awal film untuk kemudian berkembang jadi sebuah kisah pemuda penuh harapan yang menemukan cinta sepanjang perjalanan film.

Hello Ghost tayang mulai 11 Mei 2023 di seluruh bioskop Indonesia.

Share