THE CURSE OF ROSALIE (2022) – MISTERI KEMATIAN DI SEBUAH KOTA KECIL

Kisah misteri keluarga Snyder yang dianggap warga menjadi kutukan setelah kedatangannya membuat para tetangga mati satu per satu.

The Curse of Rosalie adalah film horror drama besutan sutradara Will Klipstine sekaligus penulis yang juga dibantu oleh Amy Mills. Film dengan durasi 108 menit ini dibintangi oleh Madeleine McGraw, Irene Bedard, Teal Redmann, Kate Luyben, Steve Monroe, Bruce Bohne, Jeremy Gauna, Amanda MacDonald dan Rick Mora.

SINOPSIS

Suatu hari keluarga Snyder pindah ke sebuah kota kuno membawa sang anak, Rosalie. Anehnya, sesaat keluarga mereka tiba di kota tersebut, para tetangga mulai mati satu per satu. Merasa ada kejanggalan, warga setempat menganggap hal tersebut adalah kutukan yang datang dari keluarga Snyder, terutama sang anak Rosalie.

Keluarga Snyder terutama sang ayah, Daniel Snyder tak tinggal diam melihat anaknya dianggap membawa kutukan. Ia pergi mencari bantuan ke seorang peramal asli Amerika agar dapat mengungkap misteri tersebut.

Perubahan sikap Rosalie ini membuat kedua orang tuanya berpindah-pindah kota untuk mencari cara menyebuhkan Rosalie. Rosalie tidah hanya berubah menjadi pendiam dan misterius, tapi juga bisa melihat apa yang tidak dilihat orang lain. Bahkan terkadang bisa membahayakan orang lain. Mulailah terungkap sedikit demi sedikit kenapa hal aneh tersebut terjadi.

REVIEW

Fokus pengisahan dalam naskah cerita garapan Will bersama Amy Mills ini seperti hanya terpaku pada momen-momen krusial dalam linimasa transisi perubahan sikap dari karakter Rosalie tanpa pernah berusaha untuk menghadirkan detil yang lebih rinci tentang sang karakter. Belum lagi background karakter dari keluarga Snyder yang masih kurang tergali.

Sayangnya, The Curse of Rosalie dengan cepat mulai menjadi klise. Pertemuan pertama Rosalie dengan anak-anak setempat melibatkan dia membunuh seekor katak tanpa alasan yang jelas. Yang kedua melibatkan seorang anak laki-laki yang terjatuh. Dia hanya memecah kebisuannya untuk mengatakan hal-hal seperti “Kucing adalah hewan peliharaan terbaik. Mereka melayani Pangeran Kegelapan dengan baik”. Dia juga memiliki penglihatan tentang masa lalu, dan semacam makhluk iblis. Penduduk setempat memperingatkan mereka untuk tidak mengunjungi reservasi penduduk asli Amerika setempat. Dan kemudian penduduk kota mulai sekarat dan polisi mulai mengajukan pertanyaan.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan pertanyaan-pertanyaan seperti latar belakang keberadaan karakter Rosalie atau apa yang mendorong perubahan sikapnya sama sekali tidak terjawab dengan lugas. Pun begitu, The Curse of Rosalie jelas bukanlah sebuah film yang buruk. Walau terasa hanya mengedepankan momen-momen dalam penceritaan daripada menyajikan sebuah jalinan kisah yang lebih padat dan berisi, sang sutradara setidaknya berhasil menunjukkan kemampuan pengarahan ceritanya yang cukup apik.

Menyajikan filmnya dalam alur penceritaan yang cepat, Will tetap memberikan ruang yang cukup bagi para karakter dalam film ini untuk membentuk jalinan hubungan emosional dengan para penontonnya, khususnya karakter yang dimainkan oleh Irene Bedard yang memiliki bangunan karakter terkuat sebagai seorang cenayang. Namun, Will Klipstine benar-benar menunjukkan kehandalan pengarahannya ketika menyajikan elemen horor dalam film ini. Sejak The Curse of Rosalie mulai menghadirkan adegan horornya, Will menjadikan film ini sebagai sebuah taman bermain bagi adegan-adegan beraroma kematian yang tak jarang dipenuhi dengan darah.

Deretan adegan menegangkan itulah yang menjadi saat-saat terbaik bagi film ini. Dipadukan dengan kehandalan Will untuk mengeksekusi adegannya dengan kualitas produksi yang maksimal, The Curse of Rosalie berhasil memberikan beberapa momen horor yang jelas tidak akan mudah dilupakan begitu saja bagi siapa saja yang menyaksikannya.

Kualitas pengarahan yang diberikan oleh Will jelas juga sangat terdorong oleh penampilan yang diberikan para pengisi departemen aktingnya. Will bersama Amanda berhasil menghadirkan chemistry yang hangat dan meyakinkan sebagai pasangan suami istri. Chemistry yang kemudian akan membuat setiap penonton turut merasa perih dengan tragedi yang kemudian menghampiri pasangan tersebut.

Pada akhirnya, terlepas dari kekurangan dari segi penulisan naskahnya, The Curse of Rosalie adalah sebuah film yang sayang untuk dilewatkan pengalaman sinematisnya. Seru, tegang, mengerikan, sekaligus ngilu adalah efek yang bisa didapatkan seusai menonton film ini.

Film The Curse of Rosalie tayang di bioskop CINEMA XXI mulai 9 Desember 2022.

Share