HOUSE OF GUCCI (2021) – TRAGEDI DARI KELUARGA GUCCI YANG FENOMENAL

Diangkat dari buku berjudul  House of Gucci: A Sensational Story of Murder, Madness, Glamour, and Greed karya Sara Gay Forden. House of Gucci merupakan film drama, kriminal, biografi, yang disutradarai oleh Ridley Scott, terinspirasi oleh kerajaan keluarga di belakang rumah mode Italia Gucci. Patrizia Reggiani (Lady Gaga), orang yang memiliki latar keluarga sederhana, menikah dengan Maurizio Gucci (Adam Driver), salah satu anggota keluarga Gucci.

Seiring waktu, ambisi Patrizia mulai tak terkendali. Mengurai warisan keluarga dan memicu pengkhianatan hingga kehidupannya perlahan hancur berantakan yang berujung pada aksi balas dendam. Sayangnya, Patrizia dicurigai oleh Rodolfo (Jeremy Irons), hanya mengincar harta milik keluarga Gucci saja. Hal ini menyebabkan Maurizio hengkang dan keluar dari silsilah keluarga Gucci demi bisa menikahi Patrizia dan bekerja di perusahaan truk ayah Patrizia. Mengetahui hal tersebut, sang paman Aldo Gucci (Al Pacino) pun berusaha merangkul Maurizio kembali agar mau menerima haknya sebagai pewaris perusahaan.

Kebanyakan adegan dalam film ini mengambil tempat di Milan, New York, dan Roma. Salah satunya di vila mewah Balbiano yang terletak di atas Danau Como. Vila mewah lainnya adalah Necchi Campiglio, hunian elegan dan artistik yang dirancang oleh Piero Portaluppi pada 1932-1935. Pembuatan film juga berlangsung di Pegunungan Alpen Italia, dengan resor mewah di Gressoney-La-Trinité dan Gressoney-Saint-Jean. Kedua resor tersebut terkenal akan pesona klasik di antara para pemain ski di Italia.

Dengan latar awal tahun 90-an itu, warna dan gaya busana retro. Meski gemerlap dan glamor dari penataan riasan sampai cahayanya juga tidak kalah kental di film biopik satu ini kostum yang luar biasa, lokasi yang menawan, dan sinematografi yang indah.

House of Gucci juga tidak semena-mena memberikan label positif atau negatif pada setiap karakternya. Setiap pilihan keputusan digambarkan dengan lugas dan apa adanya, kemudian menyisakan ruang yang cukup bagi penonton untuk menentukan interpretasi masing-masing. Apakah Patrizia Reggiani adalah seorang social climber yang sangat lihai dan muara dari permasalahan tragis ini? Apakah Maurizio Gucci benar-benar nggak mampu mengelola uang dengan baik dan secara tidak sengaja di-unlock semua kebiasaan buruknya oleh Patrizia? Semua itu bisa dijawab sesuai interpretasi masing-masing.

Masing-masing pilihan tindakan yang diambil dari setiap karakter yang ditunjukkan berlandaskan uang dan kekuasaan. Untuk kemudian visi tersebut membutakan mereka, ada yang jadi obsesi dan ada yang jadi depresi. Paling fatal jelas harus ada korban nyawa di atas itu semua. Dan pelajaran penting lainnya yang bisa diambil adalah jangan pernah percaya penuh kepada siapapun sekalipun itu orang-orang terdekat kalian.

House of Gucci akan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 Desember 2021!

Share