CRUELLA (2021) – CRUELLA DAN AWAL MULA RANCANGAN JAHATNYA

Sepanjang sejarah, Cruella de Vil telah memamerkan aksi jahatnya di beberapa film produksi Disney. Karakter ciptaan Dodie Smith ini muncul di film animasi ke 17 Disney, 101 Dalmatians (1961), 101 Dalmatians II: Patch’s London Adventure (2002), juga di versi live-action yang diperankan oleh Glenn Close pada tahun 1996 (101 Dalmatians ) dan 2000 (102 Dalmatians). Selain itu ia juga muncul di beberapa serial animasi Disney lainnya. Dalam film-film tersebut, penonton ditunjukkan karakter Cruella sang antagonis yang glamor, tapi minim penggambaran asal usul aslinya dan darimana ia mendapat ide rancangan kejahatannya. Hingga beberapa tahun belakangan Disney mendaur ulang beberapa karya klasiknya dan memberikan porsi lebih untuk karakter-karakter antagonis yang ikonik, seperti Lady Tremaine dan Maleficent. Tahun ini, Cruella mendapatkan kesempatan yang sama lewat sebuah film live-action, disutradarai oleh Craig Gillespie dengan kepiawaian akting Emma Stone dan Emma Thompson.

Sebetulnya kisah masa kecil Cruella sempat digambarkan lewat animasi “A Christmas Cruella”, sebuah episode spesial dalam seri animasi 101 Dalmatians yang tayang pada tahun 1997. Disitu Cruella kecil digambarkan sebagai anak kesepian yang selalu ditinggal dinas oleh orang tuanya. Obsesinya pada dalmatian sudah muncul sejak kecil dan kekejamannya dimulai sejak remaja. Tayangan pendek tersebut cukup memberikan kita pandangan baru pada sosok Cruella.

101 Dalmatians: The Series – A Christmas Cruella (1997)

Lewat film yang baru saja dirilis, Disney menunjukkan cerita lain dari masa lalu Cruella yang memiliki nama asli Estella dimana bakatnya sebagai perancang kejahatan mulai muncul saat ia kecil. Ia kerap berkelahi di sekolah dan membalas para pem-bully tanpa ampun. Akibatnya ia harus diberhentikan dari sekolah dan ibunya pun mengajaknya pindah. Hingga suatu kejadian membuat Estella kecil memutuskan menyembunyikan sosok aslinya dan menjadi pencuri dari satu tempat ke tempat lainnya hingga ia beranjak dewasa. Pada suatu waktu, Estella memutuskan untuk hidup normal dengan memanfaatkan bakat desainnya dalam sebuah pekerjaan. Ia bertemu Baroness von Hellman dan bekerja untuknya. Tapi pertemuan itu membuat Estella semakin tenggelam dan sosok Cruella semakin berjaya. Lewat Baroness, rancangan kejahatan Cruella berhasil dijahit layaknya gaun-gaun yang indah.

Selain akting megah yang ditampilkan duo Emma, pujian juga patut diberikan pada sang Costume Designer, Jenny Beavan, yang telah memenangkan 2 Oscar dari 10 nominasi. Ia berhasil membuat tampilan Cruella yang out of the box dalam beberapa sesi perseteruan dengan  sang Baroness. Lagu-lagu klasik yang terselip di beberapa adegan juga berhasil membuat penonton menganggukkan kepala.

Di sisi lain, “Cruella” seolah menghapus hal-hal berkaitan dengan sosok ini yang pernah digambarkan Disney lewat film maupun serial animasi. Tapi perubahan tersebut bukan masalah. Toh sejarah dunia nyata saja bisa mengalami perubahan karena munculnya bukti-bukti baru, apalagi fiksi.

Jangan lewatkan mid-credit scene-nya ya, menurut kami sih penting banget buat kalian tonton 🙂