CHILDS PLAY (2019) – REMAKE CHUCKY DALAM VERSI “BARU”

Setelah installment Chucky terakhir dibuat pada tahun 2017 dengan judul  Cult of Chucky, sepertinya Hollywood mulai kehabisan ide untuk melanjutkan franchise ini dan langkah terakhir untuk mencari pundi-pundi uang tentunya adalah dengan me-reboot atau me-remake cerita film ini. Jadi di tahun 2019 ini Childs Play yang sudah berumur kurang lebih 31 tahun, kembali hadir dengan film terbarunya. Disutradarai oleh Lars Klevberg yang tahun ini film lain yang ia sutradarai juga sudah rilis beberapa bulan sebelumnya yaitu Polaroid, sedangkan Tyler Burton Smith ditunjuk sebagai penulis naskah, sedangkan Don Mancini sang kreator Chucky memilih untuk tidak ikut terlibat dalam proyek ini, namun namanya masih ditulis dan muncul di bagian credit film ini.

SINOPSIS

Cerita ini dibuka dengan pengenalan Kaslan Corporation sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dibidang alat-alat elektronik dan teknologi, dan saat ini Kaslan mempunyai sebuah produk mutakhir nan laris di dunia yang berupa boneka pintar yaitu Buddi yang memiliki kecerdasan buatan untuk belajar serta menemani anak-anak dan produk ini juga bisa terintegrasi dengan alat-alat elektronik Kaslan seperti untuk mematikan atau mengaktifkan perangkat.

Di tempat lain yaitu Vietnam lokasi pabrik dimana boneka Buddi dibuat dan dirakit sebelum dikirimkan lalu dipasarkan, seorang pegawai yang mengurusi chip merasa kecewa setelah dipecat atasannya melakukan modifikasi pada salah satu boneka Buddi dengan mematikan seluruh protokol keamanan, dan sang pegawai kemudian melakukan aksi bunuh diri.

Kembali ke Amerika tepatnya Chicago, Karen Barclay (Aubrey Plaza) seorang single parent dan bekerja disebuah supermarket yang memiliki anak bernama Andy Barclay (Gabriel Bateman) yang memiliki gangguan pendengaran sebentar lagi akan berulang tahun, dan Karen kebetulan mendapatkan barang retur boneka Buddi yang rusak, tanpa mengetahui produk itu merupakan produk malfungsi dari Vietnam dan tebak apakah yang terjadi? Ya benar, Aubrey memberikan boneka Buddi rusak itu itu sebagai hadiah kepada anaknya tanpa mengetahui hal buruk apa yang bakal terjadi kepada Andy.

Teror apakah yang akan Buddi lakukan di sepanjang film ini? Apakah Aubrey sang ibu bisa menyelamatkan anaknya?.

REVIEW

Film ini merupakan remake dari film pertamanya dengan judul yang sama yaitu Childs Play, dimana pada remake ini unsur mistis ataupun black magic yang digunakan pada film terdahulu dihilangkan kini digantikan dengan software failure atau sci-fi horror agar terlihat lebih realistis dan diaplikasikan pada jaman sekarang yang serba ketergantungan dengan teknologi, aplikasi ataupun internet.

Sedangkan untuk unsur horornya sendiri, sang sutradara dan penulis skenario masih mencoba menjaga khas film-film Chucky sebelumnya, yaitu mencoba menghadirkan kelucuan yang satir baik dari dialog maupun adegan hide n seek sebelum para korban “dikerjai” oleh Chucky. Para korban disini, pada dasarnya mempunyai alasan kuat kenapa mereka diincar oleh Chucky jadi tidak terasa random dalam pemilihannya, sehingga tidak akan menimbulkan pertanyaan buat para penonton.

Boneka Buddi yang pada film ini juga dinamai Chucky oleh Andy, dialih suarakan oleh Mark Hammil (Star Wars Saga Series) mungkin akan terasa asing dimana pada film-film sebelumnya disuarakan Brad Dourif yang sudah me-legenda, jadi mungkin buat para fans ataupun penonton yang sudah lama mengikuti series Child Play mungkin akan sedikit kehilangan dengan suara khas Brad Dourif. Tapi perlu diakui juga suara Mark Hammil cukup meyakinkan juga sebagai karakter antagonis dan lagu “You Are My Buddy” yang ia nyanyikan juga cukup membekas di telinga.

Overall, Boneka Chucky yang menjadi salah satu bagian dari ikon horor pada periode keemasan film horor slasher sejak tahun 1970-an akan terlihat berbeda dengan versi terdahulu. Childs Play versi 2019 ini menarik dan ringan untuk ditonton buat para penggemar film horor dan slasher , walaupun unsur mistisnya dihilangkan dan digantikan dengan sci-fi horror.