BUKU HARIANKU (2020) – HUBUNGAN DENGAN KELUARGA, SAHABAT, ALAM, HINGGA BAHASA ISYARAT DAN ALZHEIMER

Jika sebuah film dijejalkan begitu banyak pesan, kalau tidak dimasukkan dengan mulus ke dalam cerita, maka film tersebut akan terkesan preachy. Untunglah hal tersebut tidak terjadi pada film “Buku Harianku” yang saat ini sedang tayang di bioskop-bioskop tanah air. Film untuk semua umur ini rasanya memiliki banyak hal yang ingin disampaikan, bukan cuma permasalahan seputar keluarga dan persahabatan, tapi juga perihal isu pembangunan yang merusak alam, hingga bahasa isyarat dan Alzheimer.

Tokoh utama film ini, Kila (Kila Putri Alam), memiliki teman bernama Rintik (Widuri Puteri) yang mengalami kesulitan untuk berbicara. Kila paham cara memperagakan bahasa isyarat sehingga mendekatkan persahabatan mereka berdua. Kemampuan Kila ini pun lantas ditularkan pada anak-anak desa dimana Kila menghabiskan masa liburannya, sehingga Rintik tidak sungkan lagi bercengkrama dengan mereka.

Di sisi lain, Kakek Prapto (Slamet Rahardjo), Kakeknya Kila juga sedang berjuang dengan Alzheimer yang membuat ia mudah lupa banyak hal. Hal ini membuat Kila, dan dua orang kepercayaan Kakek Prapto, Keling dan Neneng mempelajari penyakit tersebut dan bagaimana cara mengurus Kakek Prapto melalui informasi dari internet.

Dari internet ini pula mereka berusaha menyelamatkan desa tersebut dari orang-orang yang akan merusak alam. Semua isu tersebut beriringan dengan lancar dalam jalan cerita tanpa terasa dipaksakan. Hal ini selain ditunjang dengan naskah cerita yang menarik, juga penampilan gemilang dari para aktor dan aktrisnya, baik yang junior maupun senior.

Film yang sekilas dilihat sebagai film anak ini menjadi film yang sangat bisa dinikmati oleh semua orang. Para penonton juga secara tidak langsung bisa mengetahui pentingnya mempelajari bahasa isyarat dan setidaknya mengenal sedikit tentang Alzheimer.

Dan siapa sangka film ini bisa membuat mata penonton basah, apalagi bagi mereka yang merasa dekat dengan kisah hubungan ayah dan anak.

TAYANG DI BIOSKOP INDONESIA MULAI 12 MARET 2020!