BRIGHTBURN (2019) – FILM HOROR DENGAN PREMIS UNIK

Apa yang ada dibenak kalian jika ternyata “Superman sang Man of Steel” bukanlah pembela kebenaran atau penjaga Bumi yang sudah kalian kenal selama ini, namun justru adalah pembawa bencana dan kehancuran dunia. Mungkin sebagian akan menjawab tampaknya tidak mungkin bakal terjadi, sang produser James Gunn (Guardians of The Galaxy Series) dan sutradara David Yarovesky (The Hive (2014) di film Brightburn akan mencoba mempresentasikan hal tersebut kepada penonton dengan mengambil ide dan jalan cerita yang kurang lebih sama dengan Superman salah satu tokoh fiksi populer di dunia.

Jika di cerita Superman ada kota Smallville tempat ia dibesarkan maka di film ini kota tersebut bernama Brightburn sebuah kota kecil dimana tinggal sepasang suami istri Kyle (David Denman) dan Tori Breyer (Elizabeth Banks) yang hidup tenang namun mereka mengimpikan memilki anak, hingga suatu malam ada sebuah meteor menghantam area perternakan yang mereka kelola dan dikarenakan rasa penasaran mereka menghampiri meteor tersebut yang ternyata merupakan pesawat luar angkasa dengan berpenumpangkan seorang bayi.

Singkat cerita mereka merawat bayi tersebut dan diberikan nama Brandon (Jackson A. Dunn), Brandon tumbuh layaknya anak normal di kota mereka hingga mendekati ulang tahunnya yang ke-12, suatu keanehan terjadi pada diri Brandon dia mulai mendengar suara-suara aneh dikepalanya dan hingga Brandon menyadari ia memiliki kemampuan untuk bergerak cepat dan berbagai kekuatan lainnya, namun bukan itu saja perangai Brandon pun mulai berubah menjadi agresif  terhadap semua orang termasuk kepada ayah dan ibunya serta mulai banyak kejadian aneh dan misterius yang muncul di kota Brightburn. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Brandon? Apakah Brandon berhubungan dengan kejadian-kejadian aneh di kota Brightburn?

Film Brightburn ditulis oleh Brian Gunn dan Mark Gunn dimana mereka merupakan adik kandung dan sepupu dari James Gunn, dalam penulisan naskah film ini mungkin kalian akan mengira terlihat simpel karena tinggal mengubah jalan cerita kearah yang berlawanan, namun disini justru mereka mengeksplorasi sisi horor dari sang karakter utama yang bertransformasi dari anak polos menjadi anak yang ditakuti secara psikologis terasa cukup meyakinkan untuk menghadirkan teror yang hadir disepanjang film.

Pengarahan dari David Yarovesky di film ini untuk eksekusi adegan kekerasan dan brutal cukup untuk memberikan rasa trauma kepada penonton walaupun dibeberapa adegan CGI yang ditampilkan terlihat kasar yang disebabkan kecilnya budget yang digunakan pada film ini yaitu sebesar 7 juta dollar US. Penampilan Elizabeth Banks yang mencintai serta rela berkorban demi anaknya dan tatapan kosong serta tanpa perasaan dari Jackson A. Dunn juga merupakan salah satu poin penting pada film ini.

Overall, Brightburn merupakan film horor dengan ide bagaimana jika Superman adalah seorang yang jahat dan berniat menguasai dunia. Bagi pencinta dan penggemar film horor ataupun thriller seperti film The Prodigy (2019) dan The Omen Series, disamping adegan-adegan sadis nan brutal film Brightburn akan menarik untuk ditonton dikarenakan premisnya yang unik.

Brightburn tayang di bioskop Indoneia mulai 10 Mei 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *