#BEBAS (2019) – NAMA-NAMA DAN KEBEBASAN

Kita pasti pernah merasakan, ketika secara tidak sengaja mendengar nama seseorang, dan nama tersebut bukanlah nama yang asing, lantas kita kembali ke saat-saat tertentu dimana kita bertemu sosoknya. Entah dalam masa yang singkat atau jangka waktu yang lama. Entah memberikan kenangan yang menyenangkan atau malah sebaliknya. Atau bahkan bisa saja kita menemukan kembali nama tersebut setelah begitu lama terlupa. Seperti mengambil sesuatu dari gudang ingatan yang isinya bertumpuk-tumpuk. Hal inilah yang akan dirasakan setelah menonton film BEBAS arahan Riri Riza yang diadaptasi dari film Korea Selatan berjudul SUNNY.

Ketika Vina (Marsha Timothy) menemukan nama Kris dengan tidak sengaja di sebuah rumah sakit ketika ia menjenguk ibunya, ingatannya pun seolah terhisap ke sebuah masa yang paling menyenangkan bagi kebanyakan orang. Sebuah masa dimana pikiran terbebas dari segala getirnya beban hidup. Di rumah, Vina pun membuka kembali album foto yang sudah tersimpan rapat. Ia lihat kembali gambar-gambar itu satu demi satu dan terpaku pada sebuah kebersamaan yang begitu kuat. Hari selanjutnya, ia kembali ke rumah sakit tersebut dan betul saja Kris yang ia temukan adalah Krisdayanti yang hilang selama kurang lebih 23 tahun.

Kris (Susan Bachtiar) yang sekarang tetaplah sosok perempuan yang kuat, walaupun tubuhnya tengah digerogoti penyakit yang mematikan. Kris meminta tolong pada Vina untuk mengumpulkan geng mereka kembali sebelum ia terbebas dari kehidupan. Vina, yang masih mencoba berdamai dengan nasibnya sebagai ibu rumah tangga yang tengah menghadapi seorang putri yang labil perlahan berusaha menyanggupi permintaan Kris. Ia pun kembali merasakan sensasi ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di SMA nya dahulu. Vina (Maizura) kala itu adalah seorang siswi pindahan dari sebuah daerah di Jawa Barat yang sedang berjuang mengatasai kegugupannya, ledekan dari teman-temannya karena memiliki nama mirip penyanyi terkenal, serta menghindar dari godaan brandal. Diantara itu semua, ia mempunyai teman-teman baru, termasuk 5 orang yang kelak sangat dekat dengannya: Kris (Sheryl Seinafia), Jojo (Baskara Mahendra), Jessica (Agatha Pricilla), Gina (Zulfa Maharani), dan Suci (Lutesha). Bersama mereka Vina melakukan banyak hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya, termasuk berkelahi dengan geng sekolah sebelah. Mereka pun menyebut geng mereka sebagai geng BEBAS.

Penonton diajak mundur dan maju mengikuti kisah para tokoh ini, dari era 1995 ke era masa kini, terus seperti itu bergantian, ditemani oleh lagu-lagu keren sembilan puluhan, seperti Bidadari (Andre Hehanusa), Ku Jelang Hari (Denada), Bebas (Iwa K), Cukup Siti Nurbaya (Dewa 19), dan lain-lain. Di masa kini, Vina pun berhasil menemukan satu persatu sahabat-sahabatnya setelah selama itu hilang kontak karena sebuah peristiwa. Dari menemukan Jessica dewasa (Indy Barends) dengan bantuan gurunya. Lalu bertemu dengan Jojo (Baim Wong), dan Gina (Widi Mulia). Mereka semua memiliki nasib dan pengorbanan terhadap kebebasan mereka masing-masing.

Banyak hal yang diubah dengan luwes oleh Gina S. Noer dan Mira Lesmana selaku penulis skenario adaptasi film ini: latar waktu, tokoh yang ditambah dan dihilangkan, hingga penyesuaian dengan budaya remaja dan kondisi Indonesia kala itu. Semua hal tersebut bagi penulis pribadi membuat film BEBAS terasa sebagai karya yang terlahir kembali menjadi karya yang sangat segar. Ditambah akting setiap pemainnya yang membentuk chemistry yang begitu bebas tak terkekang. Walaupun ada beberapa adegan yang mengganjal tapi termaafkan karena keseluruhan film terasa amat berkesan.

Setelah menonton film ini penulis mencoba mengambil salah satu buku nama-nama di kepala yang tertumpuk diantara buku-buku dari berbagai seri kehidupan. Dan menemukan nama ini dan nama itu. Apa kabarnya mereka semua ya?

FILM “BEBAS” TAYANG DI BIOSKOP MULAI 3 OKTOBER 2019!