Sinema Prancis 2014

Festival Sinema Prancis 2014

Festival Sinema Prancis kembali diselenggarakan di tahun 2014, festival ini telah menjadi ruang temu bagi masyarakat indonesia yang ingin mengetahui keragaman dan kualitas produk-produk perfilman prancis dan merupakan festival film asing pertama di Indonesia.

Di edisi ke-19 kali ini bekerja sama dengan XXI/21, Festival Sinema Prancis kembali menampilkan tiga program acara utama:

 

»PANORAMA

Festival Sinema Prancis menawarkan delapan film Prancis terbaru yang belum pernah ditayangkan di Indonesia dan dari berbagai genre: komedi, drama, romance, thriller dan fantasi. Datang dan saksikanlah produk-produk sinema Prancis yang lima tahun terakhir ini telah memenangkan lima Oscar di Hollywood dan dua Palme d’Or di Cannes!

Untuk mengetahui program Panorama Sinema Prancis 2014 bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

PANORAMA

»FOKUS  JACQUES-RéMY GIRERD & FOLIMAGE

Untuk pertama kalinya Festival Sinema Prancis mempersembahkan salah satu programnya secara khusus untuk seorang maestro film animasi Prancis, Jacques-Rémy Girerd.

Sebagai sutradara dan produser, dari tangannya telah lahir dua puluhan film dan serial animasi. Pendiri Studio Folimage dan Sekolah La Poudrière ini merupakan sineas kontemporer yang ulung. Selain beberapa kali masuk nominasi Oscar, ia juga mendapatkan banyak penghargaan dari berbagai festival.

Dengan dukungan dari Institut Prancis di Paris, 3 filmnya dan 16 film pendek yang diproduksi oleh timnya akan diputar dalam Festival Sinema Prancis 2014. Sosok yang peduli terhadap bakat-bakat muda ini juga akan hadir pada festival tahun ini untuk memandu beberapa masterclass di Indonesia.

Berikut list film-film yang akan diputar beserta jam penayangannya:

FOKUS

Tujuh film pendek indonesia berkompetisi tahun ini untuk memperebutkan satu hadiah: mengunjungi festival film pendek terbesar di dunia, festival film pendek internasional Clermont-Ferrand, pada awal 2015.

Ketujuh film tersebut merepresentasikan cara pandang Festival Sinema Prancis: sebagian kuat dalam penuturan cerita, sebagian lainnya dalam eksplorasi audiovisual. Festival Sinema Prancis memutuskan untuk mencari karya yang paling seimbang, yang memiliki keterkaitan paling kuat antara kemasan dan gagasan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>