Extraction (2020) – Aksi Sang “Dewa Petir” Demi Menyelamatkan Sebuah Nyawa

Extraction awalnya merupakan adaptasi dari novel grafis Ciudad yang berlatar belakang negara Paraguay namun di film ini digantikan oleh negara India. Proyek film ini awalnya berjudul Dhaka, dan sempat mengalami pergantian judul lagi, hingga pada akhirnya menggunakan judul Extraction. Extraction sudah dirilis di Netflix pada bulan April 2020 yang lalu.

Film ini merupakan debut penyutradaraan bagi Sam Hargrave yang merupakan stunt coordinator di beberapa film Marvel Cinematic Universe, sedangkan untuk naskah filmnya ditulis oleh salah satu Russo brothers (Avengers : Endgame 2019) yaitu Joe Russo yangjuga bertindak sebagai produser.

Sinopsis

Extraction berkisah tentang Tyler Rake (Chris Hemsworth) mantan anggota SASR (Special Air Service Regiment) yang kini beralih profesi sebagai prajurit bayaran dan dikenal begitu profesional, tak kenal takut serta bersikap tenang. Namun di awal cerita kita akan mengetahui bahwa Tyler memiliki kenangan pahit akibat kehilangan anaknya yang sudah meninggal.

Walaupun begitu, Tyler kini ditugaskan kembali untuk menjalankan sebuah misi sulit. Misi tersebut adalah menyelamatkan Ovi (Rudraksh Jaiswal) seorang anak dari gangster India bernama Ovi Mahajan Senior, yang diculik oleh kriminal kelas kakap sekaligus rival bisnis dari Bangladesh bernama Amir Asif.

Tyler pada awal melaksanakan misi penyelamatan ini berjalan dengan cukup lancar, hingga pada akhirnya terganggu oleh campur tangan orang kepercayaan Ovi Mahajan Senior, yang juga seorang mantan pasukan elit India yang bernama Saju (Randeep Hooda) belum lagi kejaran dari para aparat otoritas Bangladesh yang dikuasasi oleh Amir Asif. Bagaimanakah nasib Tyler selanjutnya? Apakah ia akan selamat dan mampu mengeluarkan Ovi dari Bangladesh?

Review

Bagi penggemar film action, Extraction merupakan pilihan tepat untuk ditonton, dari adegan baku tembak, aksi kejar-kejaran menggunakan kendaraan mobil, pertarungan brutal menggunakan berbagai senjata dan tentunya ledakan. Semuanya ditampilkan secara sangat intens dari awal hingga akhir film.

Hal lain yang menjadi nilai plus dari Extraction adalah koreografi yang sangat bagus dalam setiap pertarungan para pemainnya, dengan latar belakang stunt coordinator Hargrave sepertinya sangat detail mengerjakannya agar pergerakannya terlihat dinamis di layar kaca. Tidak hanya itu saja teknik pengambilan gambarnya dan pergerakan kamera juga perlu diacungi jempol kombinasi long takeclose shot, dan shaky camera yang dikerjakan oleh Newton Thomas Sigel sebagai Director of Photography juga membuat beberapa momen menjadi sangat memukau dan menegangkan.

Debut penyutradaraan Hargrave akan sangat berkesan bagi penonton ketika ada satu adegan intens yang menggunakan teknik One-Shot dengan durasi tanpa putus hampir sekitar 12 menit, walaupun tak sepenuhnya sempurna karena jika diperhatikan dengan seksama akan terlihat kurang rapi. Tetapi hal tersebut tidak akan mengurangi keseruan film ini.

Kekurangan Extraction justru terjadi ketika diselipkan momen drama ataupun dialog antar karakternya untuk menjaga ritme didalam filmnya serta membangun chemistry namun hal itu justru terlihat “kosong” hingga tidak mengundang rasa simpati para penonton terhadap para karakter utama.

Overall, premis dan cerita yang dihadirkan Extraction cukup sederhana, semua yang ditampilkan disini khusus untuk memacu adrenalin penonton dan hampir tidak ada adegan action yang mubazir di film ini. Koreografi pertarungan yang menakjubkan, fresh dan tentunya juga cukup brutal. Dan tata produksi berkelas yang sepadan dengan budget 65 juta dollar yang dikeluarkan untuk menghasilkan film ini. Film Extraction bisa kalian saksikan secara utuh di platform Netflix.